Selasa, 25 November 2014

Negara yang Mengabadikan Nama Soekarno

Sosok Soekarno memang tak akan pernah bisa dilepaskan dari sejarah bangsa Indonesia. Sebab, Sang Prokalamtor asal Blitar, Jawa Timur, ini merupakan orang yang sangat berpengaruh besar dalam perjuangan mendapatkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsanya. Namun, gaung dan kharisma sang proklamator ternyata sangat disegani pula di dunia luar. Bahkan, berkat jasa-jasa dan pengaruhnya yang besar, namanya telah diabadikan oleh berbagai negara dalam beberapa bangunan yang ada di dalam negara mereka. Kira-kira negara mana saja kah yang telah mengabadikan nama Soekarno dalam sebuah bangunan atau jalan? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Rusia



Salah satu negara yang telah mengabadikan nama Soekarno adalah Rusia. Negeri yang meganut paham komunisme ini memang dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki hubungan baik dengan Soekarno. Pada tahun 1955 silam, insyiur sipil ini pernah melakukan kunjungan di dua kota besar di Rusia, yakni St. Petersburg dan Moskow. Dalam kunjungannya tersebut, Soekarno sempat melontarkan kekecewaannya pada penguasa Rusia saat melakukan sebuah rapat tingkat tinggi untuk membahas kerjasama bilateral diantara kedua negara. Kekecewaan tersebut dilatarbelakangi oleh pengalihfungsian sebuah bangunan masjid di St. Petersburg yang kini digunakan sebagai sebuah gudang senjata. Seminggu setelah kunjungan Soekarno tersebut, ternyata pusat pemerintahan Rusia yang berada di Moskow menyatakan bahwa satu-satunya bangunan masjid yang ada di kota St. Petersburg tersebut akan dibuka kembali agar dapat dijadikan sebagai tempat peribadatan bagi umat islam. Hal itu sangat disambut gembira oleh umat islam di sana sehingga mereka pun meluapkan rasa terima kasihnya pada Soekarno dengan memberikan masjid tersebut nama “Masjid Biru Soekarno”.

2. Mesir



Bukan hanya Rusia, ternyata Mesir pun juga telah mengabadikan nama Soekarno di negaranya. Bedanya, ia mengabadikan nama Soekarno dalam bentuk nama jalan. Hubungan Indonesia dan Mesir memang begitu harmonis, bahkan Soekarno pun memiliki hubungan yang baik dengan pemimpin Mesir, Gamal Abdul Nasser. Di Mesir, Soekarno dikenal dengan nama Ahmad, dimana Ahmad merupakan nama tambahan yang diberikan oleh mahasiswa Indonesia di Mesir guna mengentalkan unsur islam agar dapat menarik perhatian masyarakat Mesir guna menunjukkan bahwa pemimpin Indonesia merupakan orang islam. Bukan hanya bersahabat baik dengan Mesir. Soekarno dan Nasser juga diketahui memiliki pengaruh yang sangat besar dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) sehingga nama mereka pun terpatri begitu dalam di hati bangsa Mesir. Nama Soekarno diabadikan sebagai nama jalan yang terletak bersebelahan dengan Jalan Sudan yang terletak di Kit-Kat Agouza Geiza.

3. Pakistan

Pakistan, merupakan negara lain yang mengabdikan nama Soekarno sebagai salah satu bagian dari negara mereka. Ya, nama Soekarno diabadikan dalam nama Soekarno Square Khyber Bazar dan Soekarno Bazar guna menghormati perjuangan Soekarno yang telah mengirimkan TNI AL untuk berpatroli di laut selatan Pakistan saat terjadinya konflik antara Pakistan dan India pada tahun 1965 silam.

sumber: http://segiempat.com/

0 komentar:

Posting Komentar